03
Jul
12

Bagaimanan proses pembuatan magnet skala industri?

How to Manufacturing the magnet?

Sobatsepeda, Seperti berbagai teknik yang kita kenal dari menggosok-gosok material dengan magnet hingga memukul-mukul material sampai menjadi bersifat magnetis, akan tetapi apabila skala pembuatan menjadi lebih besar setara industri manufaktur akan sangat berbeda tentunya,mungkinkah sekian ribu batang besi digosok-gosok atau ditempa  kemudian dibentuk menjadi magnet dengan ukuran yang diinginkan ? tentunya merupakan rangkaian proses yang sangat panjang dan melelahkan bukan ?(wicak).

Inilah yang kami dapat beberapa saat yang lalu , yang pasti berbeda material sangat berbeda proses dalam berbagai jenis magnet, dalam proses manufacturing magnet sangatlah berbeda.Beberapa elektromagnet dituang dengan menggunakan teknik pengecoran logam standard.Magnet permanen fleksibel dibentuk pada proses plastik extrusi dimana material tersebut dicampur , dipanaskan dan dipress menjadi sebuah bentuk dalam sebuah tekanan yang sangat besar(wicak).

Beberapa magnet yang diproduksi oleh ndfeb magnets dibentuk menggunakan proses powder metalurgi yang telah dimodifikasi ,dimana serbuk logam halus telah mengalami tekanan , dipress(kempa) dan dilewati kekuatan medan magnet untuk pembentukan magnet pada akhir proses .Dibawah ini kami uraikan satu-persatu tentang proses powder metalurgi yang digunakan untuk memproduksi magnet permanen yang sangat kuat berbahan neodymium-iron-boron dengan ukuran penampang 3-10 inch persegi (20-65 cm persegi):
Siapkan serbuk logam

1. Diawali dengan sejumlah unsur neodymium , besi dan boron yang kemudian dipanaskan dan dicor kedalam sebuah bejana hampa udara(Vacuum) . Kondisi vakum berfungsi untuk mencegah terjadinya reaksi kimia yang tidak diinginkan antara udara dan material yang sedang dituang yang dikhawatirkan mungkin akan mengkontaminasi campuran logam akhir agar menjadi komposisi yang diinginkan(wicak).

2. setelah logam tersebut melalui proses pendinginan dan pemadatan , kemudian dihancurkan dan dijadikan kepinganyang lebih kecil. kepingan kecil-kecil tersebut kemudian digiling dan dihaluskan menjadi butiran yang sangat lembut dalam sebuah Ball mill(wicak).

Pressing
3. serbuk logam tersebut diletakkan pada sebuah cetakan , yang sering disebut Die, kali ini kami memberikan contoh die yang memiliki panjang serta lebar sama (atau lebih tepatnya diameter , untuk magnet berbentuk bundar) yang merupakan hasil akhir bentuk magnet yang ditentukan.Sebuah kekuatan magnetik yang berfungsi untuk mensearahkan partikel serbuk logam. ketika kekuatan magnetik dilibatkan dalam system ini , serbuk metal tersebut mendapatkan tekanan dari atas maupun dari bawah dengan menggunakan Ram bertenaga Hidrolik ataupun mekanik untuk mengkompressi sistem ini hingga ketebalan 0.125 inchi(0.32 cm) hingga ketebalan akhir yang diinginkan.pressure yang paling sesuai sekitar 10.000 psi hingga 15.000 psi (70Mpa hingga 100MPa).Beberapa bentuk dibuat dengan cara menempatkan bahan bubuk dalam sebuah wadah yang fleksible , kedap udara , dievakuasi dan dipress menjadi bentuk akhir dengan menggunakan tekanan zat cair atau gas . yang sering dikenal sebagai pemadatan isostatik (wicak).

Heating
4. Material yangtelah mengalami proses kompresi “slug” yang berasal dari serbuk metal tersebut dikeluarkan dari Die dan dimasukkan kedalam oven.Proses pemanasan material serbuk besi tersebut untuk merubah material tersebut menjadi lebih menyatu , menjadi lebih solid yang disebut Sintering .proses ini biasanya melalui 3 tahapan .tahapan pertama , dipanaskan pada temperatur rendah yang bertujuan secara perlahan mengusir uap air atau berbagai zat kontaminan yang mungkin terjebak selama proses pengepresan.Pada tahap dua , temperatur ditingkatkan lagi hingga 70-90% yang merupakan titik lebur dari paduan logam ini dan ditahan dalam suhu tersebut selama beberapa jam atau beberapa hari supaya partikel kecil lainnya bisa tercampur bersama.Akhirnya , material didinginkan secara perlahan dan dikendalikan,langkah demi langkah sesuai kenaikan suhu(wicak)

Annealing
5. material yang telah mengalami proses sintering kemudian akan melaluiproses pemanasan dan pendinginan yang suhunya sangat dikontrol yang dikenal sebagai proses Anealing.proses ini bertujuan untuk menghilangkan tegangan sisa pada material dan bersifat menguatkan (wicak).

Finishing
6.material yangtelah melalui proses anealing sangat mendekati bentuk serta dimensi akhir yang diinginkan.kondisi ini dikenal sebagai bentuk “nearnet”.Proses machining akhir  bertujuan untuk menghilangkan berbagai material sisa yang tidak diperlukan dan menghasilkan permukaan yang halus sebagaimana diperlukan .biasanya diakhir proses dilakukan pelapisan untuk melindungi permukaan (wicak).

Magnetizing
7. Hingga dalam tahapan ini , material masih berupa sebuah lempengan besi yang merupakan hasil kompresi dan hasil leburan unsur logam.Meski pada proses kompresi dipengaruhi kekuatan magnet , kekuatan itu tidak akan menyebabkan material memiliki daya magnetis, Hal in bertujuan untuk menyearahkan(formasi berbaris) partikel didalamnya ketika kondisi serbuk besi masih longgar.untuk mengubahnya menjadi sebuah magnet , potongan material ini ditempatkan diantara kutub elektro magnetik yang sangat kuat dan oriantasi kutub yang diinginkan dari proses magnetasi.Elektromagnet akan mengisi daya magnet pada sebuah periode atau waktu yang ditentukan.Daya magnetik akan meluruskan kelompok atom didalamnya , atau domain magnetik , pada proses ini  akan dihasilkan produk akhir sebuah magnet permanen yang sangat kuat, jadi proses penggosokan dan pemukulan yang kita ketahui selama ini tidak pernah terjadi disini bukan ?(wicak).

Quality Control
Setiap proses manufakturing selalu dipantau dan dikendalikan secara teliti .proses Sintering dan Annealing sangatlah kritikal terhadap hasil akhir sifat magnetis serta mekanik  produk yang dihasilkan ,variabel waktu dan temperatur harus dikontrol sangat ketat(wicak).

secara garis besar proses perjalaan material magnet seperti diatas 

Implikasi : Seiring menipisnya sumber daya energi fosil yang kemungkinan beberapa puluh tahun yang akan datang dipastikan habis. berbagai hal yang berhubungan dengan energi memiliki kecenderungan bergerak kearah dynamo sebagai sumber energi baik yang digerakkan oleh air , angin maupun spindel mesin. yang juga untuk pengembangan motor listrik sebagai penggerak kendaraan bersumber energi listrik ramah lingkungan (wicak)

Sumber:http://sobatsepeda.com/2012/07/03/bagaimanan-proses-pembuatan-magnet-skala-industri/#more-2011

Iklan

16 Responses to “Bagaimanan proses pembuatan magnet skala industri?”


  1. 1 Rio
    07/15/2012 pukul 23:10

    Gan, dmna yah beli online magnet neodymium yg terpercaya + murah??

  2. 5 joko
    09/23/2012 pukul 22:07

    o..jd prosesnya bgtu y gan, klo boleh tlng minta infona di mana kami bisa mendapatkan magnet..

    • 09/24/2012 pukul 05:24

      Selama ini kalau hanya untuk tujuan eksperimen cuman bisa kanibal dari bekas-mainan anak” atau kotak pensil …kalau untuk skala yang lebih besar lagi mohon maaf kami belum bisa memberikan informasi yang memuaskan …….

  3. 7 gimun
    12/15/2012 pukul 08:53

    saya pingin tanya kalo mau bikin magnet disby dimana ya? karena saya butuh cuma 2 pcs diameter 3cm.
    makasih sebelumnya .

  4. 03/06/2013 pukul 05:17

    ada gan di daerah jogja temen ane jual magnet neodymium ntu

  5. 11 ucha batosai
    02/04/2014 pukul 09:57

    klo buat bikin magnet mtr bs ga ya gan?

  6. 13 sofyan
    02/28/2015 pukul 12:06

    alamat pabrik magnet i jogja sebelah mana ya 081542555516


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: