06
Jun
12

Bagaimana rasa panas pedas cabe mengecoh otak anda ?

Chilli Peppers

Photo: Paola Frogheri

Sobatsepeda, saat kita memasak hidangan pedas dengan melibatkan kelezatan cabe untuk sekarang ini dengan harga semakin melambung …..tentunya sebuah harga yang harus kita bayar ,Apabila anda mengupas kulit beberapa  jalapeños dan mengeluarkan semua bijinya dengan tangan tangan telanjang , Akan terjadi sebuah gejala : sakit yang luar biasa .Rasa sakit ini disebabkan oleh sebuah zat yang bisa larut dalam cairan minyak yang sering disebut  capsaicin (berasal dari kata Cap-say-sin). Capsaicin adalah sebuah komponen aktif yang ditemukan pada semua kepedasan cabe . Hal ini tentunya membuat cabai menjadi bercita rasa kalau ketemu lidah kita (untuk mereka yang suka pedas ) dan bisa menyebabkan rasa terbakar apa bila terkena permukaan kulit.Kabar baiknya bahwa Capsaicin tidak benar-benar merusak jaringan kulit. Hal ini menjadi sedikit tidak nyaman pada kulit tangan anda apa bila terasa sedikit panas bagaikan terbakar hanya sedikit cara untuk mengurangi efek tersebut yaitu dengan cara dikompres dengan kantong es batu atau air es. Akan tetapi apabila kita gali lebih dalam , kita telah menemukan sisi menarik dari dunia ilmu pengetahuan yang dinamakan Neurotransmiter, signal rasa sakit , dan otak yang tertipu dalam sebuah rasa sakit pada kulit bagaikan terpanggang api (wicak).

Fruits- Vegetables - PepperPhoto: Marius Iordache

Ketika anda memakan atau menyentuh pedasnya cabe , partikel capsaicin akan menembus kulit anda,bergerak melalui jaringan , dan memicu lebih dalam. Disini kita dapatkan sesuatu secara teknis .Capsaicin beraksi seperti neurotransmiter dan mengikat sebuah reseptor yang disebut VR1 (Vanilloid Receptor 1) , yang memaksanya untuk berubah bentuk . Biasanya , VR1 hanya berubah bentuk pada temperatur tertentu atau diatas 42ºC (108ºF).Ketika zat ini berubah , akan melepaskan sebuah partikel bermuatan yang disebut ion kedalam sel saraf , mentrasmisi sebuah signal melalui syaraf ke otak . Signal itu sendiri sama dengan yang dilakukan VR1 untuk mengirimkan rasa panas . Otak kita tidak tidak bisa membedakan , jadi saat anda mengalami rasa sakit yang sama dari sebuah kepedasan cabai dengan sebuah luka bakar yang disebabkan oleh bara api (wicak).

Green CapsicumPhoto: Leon Brooks

Kelihatannya bahasan ini menjadi lebih menarik bukan ?…..ok , baiklah …..para ilmuwan  telah menemukan cara untuk mengubah capsaicin , yang sering menimbulkan rasa sedikit sakit ,menjadi jauh lebih bermanfaat. Selama ini sebagai pemicu rasa sakit Capsaicin dapat juga digunakan untuk mengobati rasa sakit bahkan nyeri pada otot dan persendian dengan sangat baik bahkan yang kronis sekalipun seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis(atau yang sering kita kenal dengan istilah rematik).Mungkin hal ini tampak tidak masuk akal , khususnya apabila baru-baru ini ujung jari anda terkena jus Habanelo  dibawah permukaan kuku (wicak).

Pertama , anda harus bisa membedakan 2 jenis rasa sakit yang ada, yang terdiri dari rasa sakit kondisi baik dan kondisi buruk . Rasa sakit kondisi baik adalah rasa sakit cepat dan tajam yang masih bisa kita tahan yang tentunya membatasi kita untuk tidak menyakiti diri sendiri-contohnya , ketika tidak sengaja kita menyentuk panci yang masih panas dan gelas panas. rasa sakit yang buruk adalah rasa sakit yang lebih kronis bahkan akan terasa dalam jangka waktu yang cukup lama yang timbul dan menjalar perlahan dan perlu waktu cukup lama untuk menghilangkannya .hal ini berjalan melalui jalinan syaraf  yang kurang terisolasi dari sebuah sakit kondisi baik , sehingga berjalan lebih lambat . Rasa sakit itu sendiri dikarenakan oleh sebuah protein yang disebut Zat P. Zat P itu sendiri adalah salah satu neurotransmiter yang memberikan signal sakit buruk dan memicu peradangan (wicak).

Splash of Chili PepperPhoto: Kyle May

Ketika capsaicin memicu syaraf , hal ini akan menyebabkan semua rasa sakit kategori buruk melalui neurotransmiter (zat P) yang akan dikirimkan atau dibuang pada syaraf nyeri lainnya .Pasokan zat P ini terkuras sangat cepat , meninggalkan syaraf dengan tidak mengirimkan signal rasa sakit kronis hingga pembentukan molekul Zat P lebih banyak – dengan tidak adanya zat P berlebihan artinya tidak ada rasa sakit hingga kronis (wicak).

jadi singkatnya pada jaringan syaraf , krim capsaicin topikal bekerja selama 1 hingga 4 minngu , terus menguras suplay  zat P , dan dengan demikian mengurangi rasa sakit kronis yang ada. kekurangannya , pasien harus menahan sensasi rasa seperti terbakar yang disebabkan Capsaicin hingga ambang sakit tertentu.Tentunya rasa sakit ini memiliki rentang waktu , akan tetapi sang pasien akan merasakan sakit jauh lebih sedikit , sangat hebat bukan ? (wicak)

Spicy ColorsPhoto: S. Pisharam

Katakanlah anda tidak memiliki radang athritis , dan mengharuskan anda terlibat dengan larutan cabai panas dan menimbulkan rasa sakit hingga akhir. Sayangnya , sekali terkena cairan capsaicin langsung menembus permukaan kulit , dan hampir mustahil untuk dihilangkan . Capsaicin sangat kuat dan hampir sulit dilemahkan bahkan bisa bertahan pada suhu panas pemasakan , pendinginan  dan bahkan kerasnya usus kita. Tentu saja, anda harus sangat berhati-hati apabila memakannya, dan jangan terlalu berlebihan , atau akan membakar anda dari saluran mulut hingga pembuangan. Pencegahan adalah cara yang terbaik. Menggunakan sarung tangan saat memotong cabai , atau lapisi telapak tangan anda dengan minyak sayur sebelum memotongnya. kemudian cuci pakai  sabun dan air  lalu oleskan jus Lemon pada permukaan kulit. apabila  terlambat dan anda telah merasakan rasa sakit yang ditimbulkan zat ini , cobalah rendam tangan anda ke dalam minyak sayur, cuka atau cara yang paling gampang tunggu saja sambil dikompres dengan kantong es. Pastikan anda tidak lagi menyentuh sesuatu yang menimbulkan panas pada kulit , apabila hal tersebut masih berlanjut lebih jauh akan merusak jaringan vanilloid receptors(wicak).

Sejauh ini apakah Capsaicin itu merugikan atau bermanfaat bagi anda ? dan ingatlah bahwa bahan yang bernama jalapeños dan habaneros telah menjadi inspirasi penelitian dari berbagai rasa sakit. Apakah semua alasan teknis terlihat masuk akal bagi anda atau tidak ?, atau apakah minat anda terhadap rasa pedas hanya sebatas masakan kare pedas saja ?, anda harus mengakui , disini terdapat paprika pedas yang jauh lebih rumit dan berharga dari pada yang anda pikirkan selama ini (wicak).

Implikasi : barangkali inilah salah satu alasan mengapa cabe itu memiliki rasa pedas, akan tetapi apabila kita teliti lebih jauh tidak ada sesuatu dibumi ini yang diciptakan tanpa manfaat. baik rasa peda maupun seperti terbakar hingga menembus lapisan tulang mungkin sangat menakutkan , tergantung kita menyikapinya :apakah sebagai sebuah sensasi , ataukah bahan penelitian bahkan dinilai sebagai sebuah gangguan yang patut dihindari ,yang pasti segala pikiran terbuka akan selalu membuka jalan ke pintu berikutnya (wicak).

Sumber:http://sobatsepeda.com/2012/06/06/bagaimana-rasa-panas-cabe-pedas-mengecoh-otak-anda/

Iklan

2 Responses to “Bagaimana rasa panas pedas cabe mengecoh otak anda ?”


  1. 06/13/2012 pukul 20:40

    terima kasih gan infonya…
    salam karimalamin.blogspot.com
    saya tunggu kunjungannya 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: