05
Mar
12

Ngintip dapur perkeretaapian di negeri beruang merah

Sobatsepeda, pernahkah anda menyaksikan konstruksi pembuatan sebuah kereta metro atau melihat kereta dengan mesin uap sesungguhnya pada abad terakhir ?Kami cantumkan beberapa photo berikut  untuk sobatsepeda sekalian yang berbahagia di pagi ini(wicak).

Metrovagonmash sebagai pelopor pembuat dari kereta bawah tanah untuk kota-kota besar baik di CIS dan beberapa kota lainnya di negara-negara Eropa Timur. Yang didirikan pada tahun 1897 yang telah memproduksi berbagai gerbong kereta bahkan baik pengangkut barang maupun kabin .Hingga hari ini hampir semua kereta metro yang ada di negara Russia dibuat di pabrik ini (wicak.

Metrovagonmash Joint-Stock Company.

Kereta metro yang dibuat disini diberikan nomor seri antara 81-714.5/717.5, 81-740/741 dan 81-760/761.Tahun lalu perusahaan ini telah memproduksi sekitar 243 kereta dan memperbaiki 113 kereta.Akan tetapi mereka lebih menyukai perbaikan kereta disana karena dalam kasus ini beberapa perangkat baru dipasang pada kereta lama mereka dengan ongkos yang sama. Bahkan Moscow Subway telah memesan 320 kereta para tahun ini.Merupakan volume pemesanan yang cukup besar sehingga diputuskan untuk memesan beberapa bagian dariperalatan di Tver(wicak).

Memerlukan waktu sekitar 70 jam dalam merakit sebuah kereta .dan setiap kereta dimulai dengan sebuah gerbong(wicak).

Divisi pengelasan (welding shop).

Para pekerja ahli dalam merangkai body kereta dengan bantuan alat las.

Pemotongan baja, penyetelan,di klem dan akhirnya di las .Atap, dinding dan kerangka yang kesemuanya dibuat secara terpisah(wicak).

Perakitan terakhir sebuah gerbong.

Pada akhirnya gerbong tersebut pada rel dalam kondisi rem diaktifkan.

Gerbong dibungkus dengan terpal warna putih dan segera diantar menuju Tver.

Gerbong mulai di cat.

Dengan bahan Fiber glass putih yang sangat ringan bagian muka gerbong dibuat.

Bagian dalm gerbong yang belum terlihat menarik sama sekali.

Kemudian gerbong ditarik menuju ruang perakitan.yang merupakan ruang perakitan pertama dimana produk awal dari kereta disana diberi nomor 17 dan hari ini semuanya berlabel 3 angka dimana selalu diikuti angka 17 pada 2 angka terakhir(wicak).

Pada ruang perakitan 217 sedang sibuk dikerjakan dengan pemasangan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk masing-masing gerbong.

Bagian kereta diangkat dan merupakan sistem penyetelan yang cukup aman dimana membuat sebuah proses produksi berjalan lebih cepat dan mudah.

Hanya bagian-bagian diperlukan dengan jumlah yang cukup detail ditempatkan disini .setiap orang disana sangat memahami dengan detail apa saja yang ditempatkan disini. hal ini sangat membantu untuk meminimalisir penumpukan barang yang tidak diperlukan .

Kereta baru yang diintegrasi dengan sistim smart elektronik. Dilengkapi dengan inverter pengubah arus DC menjadi AC yang bisa mengendalikan mesin dalam merecovery energi selama perlambatan  kereta.

Kami sangat perduli dengan kwalitas bahkan kami melibatkan berbagai kelengkapan yang terbuat diluar negeri dengan kwalitas tinggi untuk memenuhi segala permintaan.

Kereta 740/741 yang diperuntukkan kendaraan transit ringan dengan model link sambungan fleksibel dengan desain moderen sangat cocok untuk wilayah perkotaan .bagaimanapun , mereka menunjukkan karakter yang cukup sempurna dan sekarang juga dipakai pada kereta bawah tanah atau subway train(wicak).

Setelah semua proses asembli telah selesai kereta mulai dipasang pada gerbong , yang kemudian menunggu proses pengecatan serta pengecekan(wicak).

Pabrik kami memiliki rel sepanjang 1 km .yang digunakan untuk mechanical run test.

Produk seperti diatas dirakit dari beberapa bengkel terpisah ketika selesai dikerjakan akan diterima pasaran.Rail bus dirakit ditempat yang berbeda.yang bertenaga mesin diesel dan dapat bergerak sepanjang rel kereta manapun baik yang memiliki jalur listrik atau tidak(wicak).

Kereta ini adalah pesanan untuk Serbia , dengan bentuk standar kereta yang berbeda dengan Russia.

Hari ini perusahaan pembuat kereta lebih komplek dalam menghasilkan produk dan tidak dapat lagi menjangkau satu sklus produk lagi.Hal ini bermaksud untuk meningkatkan kwalitas dan mengurangi biaya produksi untuk merestorasi semua peralatan seperti pada bengkel diantas(wicak).

Dan kereta ini dalam kondisi kinerja sangat bagus dan dapat digunakan kapanpun ,terlihat sedang di shooting dalam sebuah filem sejarah dokumenter(wicak).

ketika mesin berjalan kereta ini mengeluarkan suara yang cukup bising dan asap yang sangat banyak(wicak).

Mesin-mesin tersebut disimpan dalam depot khusus yang telah didirikan pada awal-awal abad 20(wicak).

Marilah kita lihat didalam depot tersebut.

Mesin dicap dengan huruf  FD yang artinya Felix Dzerzhinsky, Sebuah pemimpin partai komunis dinegara Unisoviet kala itu.

Sisis bagian lain pada bengkel.

Didalam kabin lokomotif.

bengkel yang terletak didekat depot dan dibangun setelah perang dunia II.

Inilah hasil penelusuran kami beberapa saat lalu dinegeri beruang merah, semua kami unggah disini untuk kemajuan bangsa Indonesia, tidak ada sesuatu yang mustahil dilakukan oleh bangsa ini kecuali dengan niat dan kesungguhan tinggi untuk menghadapi perkembangan jaman yang bergerak sangat cepat(wicak).

Implikasi: Kendaraan transportasi masal apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan cukup mengurangi beban kemacetan yang menjangkit jalan-jalan negeri ini hampir puluhan tahun.Berbagai kasus pemerkosaan di angkot yang terjadi belakangan ini yang cenderung semakin meningkat tentunya telah menjadi perhatian berbagai kalangan. kasus sopir maut yang menghilangkan nyawa pejalan kaki dan kasus ibu guru yang menabrak beberapa muridnya sendiri karena belum paham betul pegang setir mobil setidaknya menjadi pembelajaran bagi kita semua,kurangi kemacetan dan ramah terhadap lingkungan itu lebih baik(wicak).

Sumber:https://sobatsepeda.wordpress.com/2012/03/05/ngintip-dapur-perkeretaapian-di-negeri-beruang-merah/

Iklan

0 Responses to “Ngintip dapur perkeretaapian di negeri beruang merah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: