01
Mar
12

Bagaimana emisi gas sebuah penerbangan semakin mempercepat pemanasan global

Exhaust cloud

Photo: NASA/Sandra Joseph and Kevin O’Connell

Sobatsepeda, Industri penerbangan telah menjadi target kami dalam beberapa kampanye lingkungan belakngan ini.Kenyataanya , penerbangan komersial hanya menyumbang 3 % dari total emisi gas rumah kaca. Namun , sementara sektor yang lain , seperti dunia industri atau energi telah mematuhi kesepakatan internasional seperti protokol Kyoto,penerbangan komersial belum memiliki pembatasan apapun mengenai emisi yang dihasilkan (wicak).

Selain itu , beberapa hasil penelitian telah menentukan bahwa emisi yang dihasilkan dari katifitas penerbangan memiliki efek yang jauh lebih besar dari pada yang bersumber dari permukaan tanah. Konstribusi mereka dalam efek rumah kaca menjadi 2 hingga 4 kali lebih kuat(wicak).

Akan tetapi para aktivis lingkungan tetap khawatir tentang sebagian peningkatan eksponensial jumlah penumpang . Antara tahun 1990 hingga hari ini , jumlah penumpang pada penerbangan komersial menjadi 2 kali lebih banyak , yang disebabkan meningkatnya jumlah penerbangan dengan harga tiket murah atau semakin banyaknya penerbangan harga promo.Tern seperti ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga beberapa tahun yang akan datang(wicak).
Knalpot pesawat mengeluarkan beberapa gas penyebab utama kondensasi seperti : Aerosol dan CO2 , yang merupakan salah satu dari 4 gas utama dari penyebab efek rumah kaca  dimana (Uap air, 36–70%; Carbon dioxida, 9–26%; methan, 4–9%; ozon, 3–7%).

Efek rumah kaca adalah merupakan proses alami yang selalu ada dan membuat kehidupan manusia dihadapkan dalam berbagai kemungkinan di muka bumi.Atmosfer bumi menangkap sebagian energi yang dipancarkan matahari kepada planet-planet disekitarnya dan sebagian dipantulkan kembali,sehingga temperatur meningkat dan berpengaruh pada permukaan bumi yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup(wicak).

Greenhouse Effect

Photo: Rugby471

Intervensi manusia semakin memperkuat efek gas rumah kaca dengan menghasilkan emisi CO2 besar-besaran.Masalahnya suhu global telah meningkat dan hal ini akan menrubah kondisi lingkungan dimana bisa memicu serangkaian peristiwa yang ikut menhancurkan permukaan bumi (contohnya: peningkatan temperatur turut menyebabkan melelehnya cadangan es di kedua kutub,sebagai penyebab meningkatnya permukaan air laut, sebagai konsekwensinya , peningkatan kasus banjir diwilayah pesisir).

Terdapat beberapa tujuan untuk melindungi iklim untuk tahun 2020 yang ditetapkan oleh ACARE (Advisory Council for Aeronautics Research in Europe ) yang termasuk pengurangan emisi karbon dioksida hingga 50% dan Nitrogen dioksida hingga 80%(wicak) .

Exhaust

Photo: Master Sergeant Dave Casey

Pemain utama di industri pesawat terbang secara terbuka telah mempublikasikan pernyataan dan penegasan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi emisi , seperti : meningkatkan efisiensi bahan bakar pesawat dan berinvestasi dalam pengembangan bahan bakar Bio,Akan tetapi hal ini tampak menjadi solusi jangka panjang yang sedikit melegakan , dari semua masalah yang semakin meningkat dan mengkhawatikan(wicak).

Implikasi: semakin meningkatnya suhu bumi akan menyabkan berbagai perubahan yang tidak kita kehendaki seperti banjir rob, peningkatan permukaan air laut dan perubahan cuaca yang semakin tidak menetu terjadi disekitar kita. menurut data yang pernah kami dapat jam tebang pesawat terbang komersil di Amerika sekitar 30 sampai 50 jam perbulannya dan di Indonesia sekitar 75 jam perbulannya, yang tentunya akan semakin meningkat tiap tahunnya. ini merupakan indikasi yang menurut pebisnis (persewaan pesawat terbang ) sangat menggiurkan karena peluang masih jauh terbuka.Akan tetapi bagi pecinta lingkungan adalah sebuah kenyataan yang sangat menyedihkan ,dimana atmosfer kita seakan tidak pernah istirahat dari gangguan emisi CO2. puluhan tahun yang lalu negeri kita dikenal sebagai paru-paru dunia, namun seakrang hutan-hutan telah habis dan kawasan dirgantara kita dikotori knalpot pesawat lokal maupun asing  baik aktifitas komersial maupun militer, semoga dengan diunggahnya artikel ini akan semakin menambah wawasan anda tetang arti sadar lingkungan(wicak).

Sumber:https://sobatsepeda.wordpress.com/2012/03/01/bagaimana-emisi-gas-sebuah-penerbangan-semakin-mempercepat-pemanasan-global/

Iklan

0 Responses to “Bagaimana emisi gas sebuah penerbangan semakin mempercepat pemanasan global”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


follow us on twitter


%d blogger menyukai ini: