19
Feb
12

Bagaimana sebuah penggundulan hutan hujan tropis sebagai salah satu penyebab meningkatnya sumber penyakit malaria ?

Deforestation in Nigeria

Photo: Foreign and Commonwealth Office on Flickr

Sobatsepeda, pada tahun 1949 Negara Amerika serikat sempat mendeklarasikan sebagai negara yang bebas dari penyakit malaria , pada waktu itu merupakan penyakit yang cukup signifikan mengganggu kesehatan. Penggunaan insektisida seperti DDT yang disemprotkan digedung-gedung pada beberapa negara bagian dimana perkembangan nyamuk malaria yang sangat lazim sebagai perpindahan tempat perkembangbiyaan nyamuk , dan terbukti sukses   dalam pemberantasan penyakit yang cukup berbahaya ini.Malaria telah membunuh lebih dari 1 juta jiwa penduduk dunia setiap tahunnya(wicak).

Spraying DDT

Photo: Otis Historical Archives National Museum of Health and Medicine

Malangnya, Penyakit infeksi masih menjadi pembunuh nomor satu anak-anak di selururh penjuru dunia . Terdapat banyak penyebab mengapa di beerbagai belahan dunia bisa dilanda  malaria.Malaria yang disebabkan oleh penyebaran parasit yang bernama Plasmodium ,yang membutuhkan darah nyamuk ataupun manusia untuk bertahan hidup. Berbagai vaksin serta obat-obatan tidak benar-benar bisa membunuh atau setidaknya mengurangi  parasit ini .Malaria juga merupakan penyakin ekologi , dan kita harus menggunakan pendekatan berbagai disiplin ilmu untuk memahami gajala yang ada.Dengan memecahkan masalah yang ada tanpa memahami interkoneksi yang terlibat , akan menimbulkan bahaya yang lain dan mungkin lebih besar dari pada kebaikan yang diinginkan (wicak).

Mosquito

Photo: D. Sikes

DDT Pernah menjadi salah satu solusi untuk Malaria.Dan ini berhasil diterapkan di Amerika, dan orang-orang ketika itu berfikir ini dapat menjadikan solusi diseluruh belahan dunia , pada saat DT di produksi dalam jumlah besar dan dilakukan penyemprotan untuk membasmi malaria di Kalimantan , beberapa serangga memnguntungkan juga terbunuh .Tawon yang biasanya terus-menerus menetas sebagai  pemakan ulat ditemukan tewas , dan ketika ulat kehilangan predatornya , mereka mulai memakan dan menghancurkan atap jerami. Racun dari DDT juga merangkak keatas mata rantai makanan , meracuni kadal yang dimakan kicing liar . Ketika kucing liar mati setelah memakan kadal beracun , pertumbuhan tikus sangat tidak terkendali , dan menyebarkan wabah penyakit baru termasuk typhus dan pes (wicak).

Slash and burn

Photo: eutrophication and hypoxia

Deforestasi adalah salah satu faktor yang ikut andil dalam meningkatnya penyebaran Malaria diseluruh dunia .Pembabatan hutan sering diikuti datangnya endemi malaria. Terdapat korelasi langsung antara peningkatan peningkatan wabah malaria dihutan hujan  Amazon dan tingkat degradasi hutan hujan.Lebih sedikit pohon akan berarti semakin banyak sinar matahari , dan beberapa jenis nyamuk lebih suka meninggalkan telur dibawah sinar matahari .Peningkatan suhu yang disebabkan deforestasi juga membantu perkembangan parasit. Pada suhu 64 derajad sebuah Plasmodium Parasit bereproduksi terlalu lambat untuk dewasa dalam kehidupan nyamuk , akan tetapi pada suhu 68 derajad parasit mampu untuk tumbuh dewasa sebelum nyamuk mati(wicak).

Malaria breeding sites

Photo: Valentina Buj

Sebagaimana yang kami uraikan diatas ,Plasmodium membutuhkan keduanya baik nyamuk maupun manusia untuk bertahan hidup.Di dalam tubuh manusia parasit ini tumbuh dalam hati dan menginfeksi sel darah merah .Pada saat tidak diobati akan mengganggu suplay darah menuju organ vital.parasit jenis ini juga meningkatkan Resistensi kita terdapat beberapa obat selama ini (wicak).

Medicinal tree

Photo: Humphry Bolton

Hutan harus dilindungi untuk kesehatan manusia .Konservasi hutan untuk melindungi keragaman hayati.Banyak obat-obatan untuk penyembuhan berbagai penyakit yang berbahan dasar dari sumberdaya botanikal, termasuk obat anti malaria .Melalui malaria parasit dapat beradaptasi untuk terhadap obat-obatan saat ini, kita perlu untuk mencari sumber obat-obtan baru yang berasal dari hutan untukn mendapatkan obat yang lebih mujarab dimasa yang akan datang.Penyelamatan hutan hujan tropis bisa menjadi langkah berikutnya dalam memerangi penyakit yang sangat mematikan ini(wicak).

Implikasi: Penanganan berbagai sumber penyakit dengan memanfaatkan pestisida haruslah dilakukan study dampak lingkungan sebelum pelaksanaan ,berbagai kasus seperti di kalimantan yang kami uraikan diatas adalah termasuk hasil kerja yang gurang berwawasan lingkungan dan terkesan memudahkan sumber masalah , dan akhirnya masyarakat sekitarlah yang menanggun segala dampak lingkungan selanjutnya ,dan  bukan sang pengambil keputusan.Cintailah hutan sayangi lingkungan karena disanalah keselamatan serta kesehatan manusia dititipkan. kehidupan yang selaras dengan alam dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem akan berakibat alam lebih ramah pada kita(wicak).

sumber:https://sobatsepeda.wordpress.com/2012/02/19/bagaimana-sebuah-penggundulan-hutan-hujan-tropis-sebagai-konstribusi-peningkatan-sumber-penyakit-malaria/

Iklan

2 Responses to “Bagaimana sebuah penggundulan hutan hujan tropis sebagai salah satu penyebab meningkatnya sumber penyakit malaria ?”


  1. 1 nurmayasari soamole
    02/26/2012 pukul 17:56

    Orang beranggapan bahwa penyakit malaria terjadi karena tinggal pada rawa – rawa padahal nyamuk yang bersarang di rawa menyebabakan penyakit malaria,di pandang dari segi lingkungan kesehatan,penyakit terjadi karena interaksi antara manusia dengan lingkungan.
    Nyamuk menyerang manusia yang tubuhnya menghasilkan kelebihan asam-asam tertentu, seperti asam urat. Unsur ini dapat merangsang sensor pembau pada nyamuk, menggerakkan mereka untuk mendarat dan mencurigai calon korban-korbannya. Nyamuk dapat “mencium” bau makan malamnya dari jarak yang luar biasa, yakni 50 meter.
    Selain itu gas karbondioksida juga menarik bagi nyamuk, bahkan dari jarak yang jauh, demikian penjelasan Conlon. Nyamuk lebih menyukai orang dewasa dibanding anak-anak karena kecenderungan gas karbon dioksida yang dihasilkan lebih banyak. Wanita-wanita hamil juga beresiko lebih tinggi, karena sebab yang sama. Gerakan dan suhu panas tubuh juga menarik bagi nyamuk.
    Oleh sebab itu, jika anda ingin menghindari serangan gencar nyamuk pada malam hari, hindari kegiatan yang menimbulkan banyak gerakan, nafas terengah-engah sehingga menghembuskan banyak gas karbon dioksida, dan jangan berkeringat karena asam laktat dalam keringat merupakan daya tarik kuat bagi nyamuk untuk menggigit anda.

    • 02/27/2012 pukul 07:54

      itulah yang perlu diuruskan ..mereka menyerang manusia dikarenakan over populasi serta habitat alami mereka telah terganggu…sehingga mengalami revolusi adaptasi lingkungan…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: