31
Des
11

Teknologi masa depan yang ramah lingkungan dalam sebuah baterai Lithium-air

Sobatepeda, Teknologi masa depan diwarnai dengan berbagai kendaraan bebas emisi yang mayoritas digerakkan dengan tenaga listrik melalui media sebuah baterai. Berbagai teknologi baterai telah kami kemukakan , berbagai metode pengisian telah kami perkenalkan , akan tetapi berbagai masalah tidak selalu bisa dipecahkan baik dengan metode konvensional maupun inovativ populer. Kali ini kami hadir dengan memperkenalkan sebuah jenis baterai baru yang berbahan Udara Lithium yang diharapakan datang dengan membawa solusi setidaknya sedikit memberikan harapan akan sebuah pemecahan masalah , cekidot gan kita ikuti uraian di bawah ini (wicak).

Permasalahan yang dihadapi kendaraan listrik sekarang ini

Sebagai salah satu kendaraan alternatif dari kendaraan konvensional , kendaraan bertenaga listrik ini lebih memiliki image sebagai kendaraan menengah pada masa sekarang. Dengan atribut yang diberikan sebagai kendaraan yang bebas polusi serta ramah lingkungan , kendaraan listrik ini menjadi alternatif pilihan dimasa yang akan datang. Akan tetapi, semua berjalan tidak semudah yang dilihat. Kendaraan bertenaga listrik yang menjanjikan akan kelestarian alam tersebut masih memiliki  sisi kendala juga. Pada beberapa tahun terakhir, sebuah angka di temukan dari sebuah hasil survey tentang popularitas kendaraan bertenaga listrik. Dimana pada dasarnya masyarakat  sangat menginginkan kendaraan yang sangat ramah lingkungan tersebut, akan tetapi beberapa masyarakat yang lain masih membanding-bandingkan dengan kendaraan konvensional berbahan bakar Fosil , dan sebagian besar terlihat terlihat masih mengidolakan kendaraan konvensional berbahan bakar Fosil tersebut.Mengapa bisa demikian? baiklah , sepertinya jawabannya pun sangat mudah dan transparan karena sepertinya kita telah tahu. Kendaraan listrik memiliki kecepatan yang masih belum seperti yang diinginkan atau bisa dibilang masih kurang gesit apabila dibandingkan dengan  kendaraan konvensional berteknologi ledakan bahan bakar fosil , apalagi didukung masih minimnya fasilitas stasiun pengisian arus listrik sebagai pengganti pom bensin ditengah perjalanan. yang mungkin diakibatkan faktor biaya masih sebagai penyebab utamanya. Kendaraan ini masih tergolong berharaga sangat mahal dan cukup menguras kantong , jadi tidak banyak masyarakat yang dapat menjangkau harga pasar kendaraan tersebut(wicak) .

lithium air batteries

Inilah baterai udara lithium 

Hadir sebagai juru selamat– Lithium-air battery

Beberapa Altruists diseluruh penjuru dunia telah bekerja sepanjang waktu untuk menemukan solusi tranportasi yang lebih hijau yang sangat dibutuhkan di masa depan kita semua. Kendaraan bertenaga listrik merupakan langkah yang sangat benar untuk arah ini. Akan tetapi, kendaraan bertenaga listrik tersebut masih memiliki beberapa keterbatasan bagi beberapa orang yang menginginkan sesuatu yang lebih baik dan lebih hijau, dan para ilmuwan pun hadir dengan baterai Lithium air sebagai solusi sumber tenaga kendaraan listrik tersebut. Yang juga dikenal sebagai baterai Lithium oksigen, yang cukup menjanjikan stamina yang lebih baik sehingga cukup membantu berbagai kendaraan listrik tersebut menempuh jarak yang lebih jauh(wicak).

Baterai Lithium-air ini memiliki prinsip kerja dengan metodologi yang sama dengan baterai yang lain sebagai sebuah bagian dari komponen kendaraan. Menggunakan dua komponen elektrolit yaitu larutan logam Lithium dan yang satunya lagi oksigen, yang seperti kita tahu ketersediaanya pun sangat berlimpah disekitar kita.Seperti baterai yang lain bekerja menganut system katoda dan anoda . Dimana terjadi reaksi kimia dan terjadilah aliran arus listrik didalamnya. akan tetapi pada baterai Lithium-air ini tidak terdapat katoda didalamnya , akan tetapi memanfaatkan oksogen.Dimana baterai ini bereaksi dengan oksigen dari udara sekitarnya karena inilah membuat baterai ini lebih ringan dan praktis(wicak) .

Ketika baterai ini telah meluncur dipasaran dan semua berjaan seperti yang direncanakan , baterai Lithium-air ini akan semakin mendekatkan kita ke masa depan yang lebih baik dan hijau. Dimana baterai  Lithium-air ini memiliki kemampuan serta kapasitas untuk meyimpan tenaga dengan skala raksasa sebesar 5000 watt-jam perkilogramnya. Bahkan ini jauh lebih efektif apabila dibandingkan dengan bahan bakar sel Hidrogen. dan apabila dibandingkan dengan baterai Lithium-ion akan memiliki kapasistas jauh lebih besar sekitar 5 sampai 10 kali dalam menyimpan tenaga. jadi apabila baterai ini dipasang pada mobil Agan sekalian , akan menjangkau jarak lebih jauh tanpa menambah frekwensi pengisian arus listrik , seperti kita tahu hal ini sangat memakan waktu dan cukup  membosankan (wicak).

Dimana telah  kita ketahui

1. Baterai udara lithium pada IBM’s 

IBM's lithium-air battery

baterai  udara Lithium pada IBM sedang di bandingkan

IBM telah mendedikasikan diri untuk membangun planet yang lebih cerdas terbukti dengan menegmbangkan baterai jenis Lithium-air untuk mencukupi kebutuhan tenaga kendaraan bertenaga listrik dan kebutuhan energi lainnya . Dan perusahaan pun berharap dengan pengembangan  teknologi ini   dan mendapatkan parner kerja dalam proyek tersebut(wicak).

2. General Motor :Baterai  lithium-air untuk meningkatkan kinerja kendaraan bertenaga listrik

GM's lithium-air battery

 Baterai lithium-air pada General Motor

General Motors pun tidak mau tertinggal jauh dalam hal ini dalam pengembangan baterai Lithium-air . Dengan reset yang sedang mereka kerjakan sekarang ini , perusahaan ini sangat yakin akan menghadirkan baterai Lithium-air yang jauh lebih efisien untuk menghidupkan kendaraan masa depan mereka. Keyakinan mereka sangat kuat bahwa mendedikasikan  Research & Development sangatlah dibutuhkan untuk membuat baterai Lithium-air dapat segera di jual secara komersil. Terbukti baterai ini sangat meningkatkan kapasitas serta kinerja dari mobil listrik dan kendaraan bertenaga listrik lainnya.Kami harus menunggu sekitar 10 tahun lagi sebelum baterai ini benar-benar ada dipasaran(wicak).

3. Baterai Lithium-air hasil penelitian (EPSRC) Engineering and Physical Sciences Research Council

EPSRC lithium-air battery

Skema baterai Lithium-air EPSRC

Di sponsori oleh Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC) yang merupakan sebuah proyek ambisius tentang baterai Lithium-air yang telah dikerjakan oleh Universitas St Andrews dengan beberapa koleganya yang telah dilakukan pada 2 tempat yaitu di  Strathclyde dan Newcastle ,Inggris raya . Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah baterai Lithium-air dengan kapasitas isi ulang lebih baik. Lebih jauh lagi , para peneliti ingin lebih memahami secara spesifik reaksi kimia seperti apa yang terjadi sesungguhnya serta bagaimana cara  meningkatkan kapasitas baterai ini(wicak).

Masalah yang ditemukan

  • Baterai Lithium-air masih memiliki masalah yang belum terpecahkan. Meski terhitung sangat kecil, dengan menyelesaikannya mungkin akan membuat kinerja kendaraan bertenaga listrik anda menjadi lebih baik . masalah pertama ,sisa-sisa katoda akan terkumpul pada baterai Lithium-air , yang nantinya akan mengganggu aliran udara yang dibutuhkan(wicak).
  • Kedua, Industri otomotif itu sendiri sangatlah besar, yang nantinya jumlah keseluruhan dari Lithium akan sangat dibutuhkan untuk memenuhi  kebutuhan secara keseluruhan (seluruh dunia) apalagi kalau pada masa itu telah tiba (era kendaraan bertenaga listrik).Yang merupakan tugas raksasa , yang artinya semua kebutuhan akan bahan bakar akan digantikan akan ditrensfer dalam kebutuhan akan Lithium(wicak) .
  • Ketiga, Baterai Lithium-air ini masih tergolong sangat mahal , apalagi keberadaan logam lithium yang masih tergolong langka dipasaran. jadi masih sulit mendapatkan keuntungan untuk beberapa pabrik mobil di seluruh dunia (wicak).

Semoga dengan adanya teknologi ini bisa membawa perubahan yang lebih baik dan ramah lingkungan. sebuah penelitian dan pengembangan (Research & development )sangat dibutuhkan untuk menciptakan teknologi yang lebih sempurna dan berwawasan. semoga satu-demi satu perbaikan menjadikannya lebih baik dan lebih marketable. Dan kita semua secepatnya dapat menikmati teknologi ramah lingkungan tersebut tanpa menunggu 10 tahun lagi (wicak)

sumber:https://sobatsepeda.wordpress.com/2011/12/31/teknologi-masa-depan-yang-ramah-lingkungan-dalam-sebuah-baterai-lithium-air/

Iklan

2 Responses to “Teknologi masa depan yang ramah lingkungan dalam sebuah baterai Lithium-air”


  1. 01/02/2012 pukul 10:47

    baterai dengan teknologinya semakin hebat ya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: