26
Sep
11

10 gadget ramah lingkungan sebagai penangkap air dari udara

atmospheric condensation

Proses kondensasi udara pada lapisan atmosfer dapat menghasilkan air apabila didinginkan dibawah titik pengembunan .

Sobatsepeda , Seperti kita ketahui  ketersediaan air telah menjadi pembicaraan yang besar dalam kehidupan manusia pada masa sekarang.Beberapa study yang dilakukan oleh badan dunia PBB telah memperkirakan bahwa lebih dari 1 milyar masyarakat di seluruh dunia tidah memiliki akses yang cukup untuk mendapatkan air besih untuk diminum. Berbagai penyakit pun telah tersebar gara-gara kasus kekurangan air besih , telah terhitung lebih dari 50% penyakit dapat dicegah didaerah-daerah miskin di dunia. Meski berada dinegara yang lebih maju , ketersediaan air  tidak lagi cukup aman untuk diminum.seperti kita ketahu telah melahirkan sebuah industri air dalam kemasan sekitar $50 milliar industri air minum dalam kemasan.

alat seperti diatas dalam Leaf salah satu penghasil air dari proses kondensasi pendinginan.

Udara dalam atmosfer selalu terdapat uap air didalamnya. Yang merupakan bagian dari siklus hidrologi , dimana air yang merupakan hasil dari evaporasi dari permukaan air laut dan beberapa yang menguapkan air lainnya, uap air terbawa oleh udara pada lapisan atmosfer yang lebbih tinggi yang nantinya terbentuk awan dilangit yang kita lihat sehari-hari , sebelum mengalami proses kondensasi menjadi salju dan air hujan . Total kandungan yang ada di atmosfer sangatlah banyak sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan air seluruh manusia yang ada di bumi ini.

Beberapa Ilmuwan dan insinyur sedang berusaha keras untuk menemukan cara untuk mengektraksi air tanpa menunggu kedatangan hujan alami berlangsung.Dua prinsip dasar dri proses ektraksi air dari udara adalah pendinginan udara kondensasi  dan pengeringan basah.Pendinginan udara kondensasi adalah  seperti yang biasanya kita lihat , pada saat kita melihat butiran air yang jatuh menetes dari permukaan luar sebuah botol minuman dingin ataupun pipa cairan dingin . Udara diatas atmosfer sangat dingin dibawah titik pengembunan dengan disentuhkan pada permukaan botol atau kaca , menghasilkan air hasil evaporasi pada sebuah sistem air conditioner.Pengeringan basah seperti kita lihat pada sebuah fakta bahwa garam dalam sebuah bejana akan selalu lembab dikarenakan selalu menyerap uap air dari udara sekitar . Beberapa pabrikan telah menghadirkan alat ini dalam dunia industri sebuah perangkat perubah air dari udara yang berberapa menganut proses kondensasi udara sehingga menghasilkan air yang layak minum . Beberapa pendekatan alternatif juga sedang diusahakan.sebuah industri pengubah udara menjadi air tampaknya telah berkembang (wicak)

Kondensasi Pendinginan

1. memanfaatkan batu alam untuk kondensasi

Teknik ini telah dikenal dalam sejarah kehidupan manusia masa lalu , pada awal perkembangan peradaban manusia. Pada beberapa wilayah Eropa dan Timur tengah, Berbentuk seperti sarnag lebah yang tingginya hampir 10 meter yang terbentuk dari struktur batu yang tertanggal abad 19, yang mereka sebut dinding udara. Dinding batu ini sangat cepat mendingin dimalam hari . Ketika udara yang lembab datang dan menyentuk permukaan batu ini , terjadilah kondensasi pada permukaan dinding sebaliknya yang akhirnya mengalir kepermukaan dibawahnya dan dikumpulkan , yang pada masa itu dimanfaatkan untuk air minum dan mencuci. Di Perancis , struktur seperti ini , dimanfaatkan untuk pengairan pada perkebunan anggur(wicak)

2. Jaring untuk kondensasi

Teknik ini merupakan sebuah adaptasi moderen dari sebuah dinding batu kuno yang berfungsi sebagai pengumpul air. Pada sebuah desa yang bernama Cabajane yang berada ditengah gurun sahara Afrika, sebuah tim dari salah satu Universitas pertanian di Afrika selatan membantu penduduk desa setempat membentangkan jaring plastik memotong jalur angin di pegunungan. Kabut dan awan yang lewat akan mendinginkan jaring , terjadilah k0ndensasi pada jaring . , yang kemudian dialirkan melaui jalur pipa plastik dan dikumpul pad sebuah tangki air . Beberapa ratus liter air dapat dihasilkan dari sebuah perangkat portabel tersebut dan dapat mencukupi kebutuhan air seluruh desa meski dengan teknologi yang cukup sederhana, yang sebelumnya mereka harus berjalan sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air yang belum tentu layak minum . Dan hasil dari percobaan tersebut telah diperbanyak dan dipakai pada beberapa desa minus air lainnya yang berada di tengah ganasnya gurun Sahara Afrika dan juga beberapa desa di Chile serta beberapa tempat di Nepal(wicak)

3. Penghasil air yang bisa dilipat

karya dua orang arsitek berkebangsaan Israel , Joseph Cory dan Eyak Malka yang telah menciptakan struktur yang berbentuk segitiga tersebut, yang dinamakan WatAir, yang mereka katakan seperti daun imitasi dari sebuah pohon yang berfungsi sebagai kondensator air yang ada diudara yang mengandung uap air dan kemudian dikumpulkan pada sebuah tangki .peralatan ini bisa dilipat pada sebuah paket yang berukuran 1 meter dalam ukuran maksimal serta berat 3,5 kilogram , menurut desainernya peralatan ini dapat dipasang dimana saja , untuk menghasilkan air yang berasal dari udara disekitarnya(wicak)

4. Gust Water Trap karya Max Whisson 

Max Water

Dr Max Whisson yang berada di kota Perth , Australia hadir dengan sebuah kincir angin yang didesain khusus untuk bisa menghasilkan air dengan pertimbangan , bukan menghasilkan energi listrik. Kincir angin ini memiliki turbin jenis Vertikal dan terpasang dan berputar yang terdapat flaper pengarah dibelakangnya, sehingga dapat berputar kearah manapun datangnya angin . Pada saat baling-baling berputar ,  angin akan bergerak kedapam ruang berongga menyempit . Udara akan melewati sebuah kompresor refrigerant , dengan tenaga angin terjadilah kondensasi yang menghasilkan air, dan semuanya yang mengalir kedalam tangki air merupakan hasil kerja yang dihasilkan oleh tower tadi. yang pasti teknologi ini telah ada dan siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat dunia (wicak)

5. Kincir angin penghasil air dari udara.

DRM system

sebuah perusahaan Belanda yang bernama Dutch Rainmakers telah membuat sebuah kincir angin Suriname untuk menghasilkan air bukan Listrik. Pada desainnya , udara dipaksa melewati sebuah pompa panas , dimana uap air mengalami proses kondensasi.Pompa panas ini dengan sebuah kompresor refrigerator. Kata mereka Kincir angin ini bisa menghasilkan 5000 sampai 7000 liter air perhari, yang sangat bermanfaat pada tempat yang memiliki sumber air tanah payau(wicak).

6. Refrigeran berdasarkan pada Kondensasi

perangkat pendingin dalam kondensasi modern , kebanyakan menggunakan kumparan refrigerator untuk proses pendinginan. Beberapa produsen  perangkat pendingin diseluruh dunia bahkan masih menganut sistem seperti ini dalam menciptakan berbagai produk pendinginan. Udara masuk yang kemudian disaring oleh sebuah filter udara untuk menghilangkan debu yang tentunya menggunakan filter pabrikan.Udara ini dibiarkan melewati coil pendingin yang berisikan gas refrigerant yang dingin . Air yang dihasilkan sebagai hasil kondensat dikumpulkan dalam bejana atau tanki Stainless steel  dan dibersihkan melalui proses Ultraviolet untuk membunuh kuman serta bakteri  sekitar 30 menit kemudian disaring melalui penyaring karbon aktif. Biaya yang dikeluarkan utntuk alat seperti ini yang menghasilkan 20 sampai 25 perhari sekitar $ 1500 dan peralatan ini membutuhkan daya listrik sekitar 500 watt .Mesin kondensasi ini berbentuk seperti mesin pendingin air konvensional lainya yang biasanya terpasang pada kantor-kantor atau tempat umum lainnya , dan dimaksudkan untuk digunakan pada tempat tersebut.

Salah satu dari perusahaan terbesar pada bidang ini adalah Air Water Corporation yang berada disekitar panytai Miami, Florida yang telah membuat berbagai mesin seperti ini dari kapasitas 25 liter perhari untuk keperluan sebuah kantor hungga yang bekapasitas lebih besar sekitar 2500 liter perhari yang sebesar kontainer berukuran 24 kaki lengkap dengan mesin generator listriknya sekalian yang bertenaga diesel yang dapat dipasang dimanapun seperti disekitar bangunan konstruksi atau untuk mencukupi kebutuhan air seluruh kawasan pedesaan dan telah terpasang di desa  Jalmudi , India. dan mereka mengatakan produk ini telah mereka jual lebih dari 21 negara melalui berbagai affiliasi lokal mereka.

Perusahaan lain yang bergerak dibidang yang sama adalah Element Four Technologies yang berada pada distrik kolombia , Canada , yang berfokus pada penggunaan skala rumah tangga . Yang meluncurkan sebuah paket menarik yang mereka namakan WaterMill . Model dengan skala rumahan ini bisa menghasilkan air sekitar 11 liter perhari yang sepertinya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian air minum sebuah keluarga kecil . masukan udara serta instalasi kondensasi dipasang diluar ruangan dan tangki air portabel dipasang didalam rumah (seperti penginstalasian AC split selama ini ) . sebuah model yang diatasnya memiliki kapasitas lebih besar yaitu sekita 20 liter perhari dan masih direncanakan , Bagaimanapun , telah banyak perusahaan yang bermain dibidang ini dengan berbagai jenis produk andalan mereka untuk mencukupi kebutuhan pasar(wicak)

7. DRIPS yang membantu pertumbuhan tanaman  dengan menangkap air dari udara 

Dua orang murid SMU dari San Fransisco , dengan bimbingan seorang profesor dari Universitas di California, Berkeley , yang telah mengususlkan sistem ini untuk menghasilak air daru udara disekitarnya.DRIPS yang merupakan singkatan dari  Deep Root Irrigation Precipitation System dan dibuat dengan diameter sekita 1 kaki , atau lebih besar  , terbuat dari plastik atau alumunium berbentuk kerucut dan berongga didalamnya dan dibenamkan sedalam 1,5 meter kedalam permukaan tanah. Permukaan plastik atau alumunium mendapatkan hawa dingin dimalam hari karena berhubungan langsung dengan udara disekitarnya, yang mengakibatkan air embun menetes Air yang dihasilkan , dengan peoses kapiler dengan bantuan libangkecilpada kerucut mengalir kedalam permukaan tanah. Dengan kedalaman 1,5 meter kedalam permukaan tanah akan mencegah kembalinya air menguap ke atmosfer kembali dan membantu merawat akar tanaman . Metode dari penghasil air ini telah dipraktekkan untuk membantu pertumbuhan tanaman kentang (wicak)

8.  Brine tower karya Fraunhofer Institute

inilah hasil kolaborasi antara  Fraunhofer Institute of Interfacial Engineering and Biotechnology (ICB) dengan sebuah perusahaan yang bernama  Logos Innovationen . yang mengerjakan konsep sebuah menara yang tinggi dengan sistem higroskopik .Berawal dari ide kontradiksi antar gurun pasir yang sangat kering dan tandus akan tetapi udara diatasnya banyak mengandung uap air. dengan menganut teori kelebaban udara yang seperti kita tahu sebuah kelembaban itu adalah mengandung air yang sangat kita butuhkan untuk kelangsungan hidup harian kita, sayang alat yang dipublikasikan tahun 2009 ini belum mencantumkan kapasitas perhari serta system operasionalnya(wicak).

9.Cairan pengering untuk menangkap air dari udara bebas

Sebuah perusahan yang bernama Sciperio Inc yang terletak di kota Orlando, Florida . menciptakan alat dengan prinsip ini , berdasarkan teknologi yang bekerja menggunakan cairan Lithium Chlorida yang biasanya digunakan sebagai  media pengering udara untuk mengurangi kandungan uap air di udara sekitarnya. Mereka menemukan cara ini lebih effisien dari pada memanfaatkan teknologi refrigerant dalam mengumpulkan air dan telah diusulkan untuk digunakan untuk mengektraksi air dari udara sekitar baik untuk keperluan pertanian maupun industri, bukan hanya untuk keperluan air minum(wicak)

10. pemanfaatan tenaga matahari untuk proses pendinginan dan pengeringan.

Sebuah Varian yang menggunakan teknology pengeringan basah oleh sebuah perusahaan yang bernama A2WH yang berada di Atlanta , Georgia  .Dengan menggunakan teknologi pengeringan untuk menyerap uap air disekitarnya. Alat pengering udara ini bekerja dengan memanfaatkan tenaga matahari untuk menyerap uap air disekitarnya. Peralatan ini dipasang diluar ruangan , yang disana terdapat panel surya untuk membankitkan energi listrik yang dibuthkan selam operasional untuk menggerakkan berbagai pompa dan katup yang ada didalamnya. dan A2HW mengatakan bahwa alat ini dapat digunakan untuk keperluan Rumah tangga dan juga untuk pengairan sebuah lahan pertanian(wicak)

sudah saatnya kita berfikir untuk mendapatkan sumber air bukan hanya dari tanah , karena kualitas air tanah kita sudah tidak seperti dulu lagi, selain debit yang dibutuhkan semakin payah , kemurniannya pun telah terganggu oleh kemajuan teknologi yang merusaknya. Semua yang tertulis dalam senuah kitab Negara kertagama yang menuliskan tanah jawa sangatlah subur makmur gemah ripah loh jinawi semua tinggal kenangan , sumber air ditanah jawa beberapa saat yang lalu terbukti mengering dan tanahnya semakin tandus dan tidak ramah lagi. Mudah-mudahan semuanya menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua untuk berfikir kedepan untuk kelangsungan bangsa kita dimasa yang akan datang(wicak)

sumber:

Iklan

2 Responses to “10 gadget ramah lingkungan sebagai penangkap air dari udara”


  1. 12/10/2011 pukul 06:47

    Mantap gang, buat inovasi buat daerah kita nantinya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: